Translate

Sabtu, 05 Desember 2015

CONTOH LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK PEMBELAJARAN IPA FISIKA YANG SIMPEL DAN PRAKTIS

CONTOH LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK PEMBELAJARAN IPA FISIKA YANG SIMPEL DAN PRAKTIS


Guru Mata Pelajaran IPA Fisika kemarin menyuruh membuat laporan hasil kegiatan praktek menghitung beda potensial pada baterai dengan menggunakan Voltmeter dengan tulis tangan pada selembar folio, dengan paduan lembar kerja yang diberikan oleh guru, saya membuat laporan itu dengan sesingkat dan sesimpel mungkin agar tidak menguras banyak waktu,tempat dan tenaga karena terbatasnya tenggat yang diberikan. Nah, disini saya akan share dengan kalian cara membuat laporan yg simpel, dgn cara memberikan contoh. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian ya...

LAPORAN KEGIATAN PEMBELAJARAN IPA FISIKA
SUMBER ARUS LISTRIK

1.                   NAMA PERCOBAAN : SUMBER ARUS LISTRIK
2.                   TUJUAN                       : MENGUKUR ELEMEN GGL(Gaya Gerak Listrik)
3.                   ALAT DAN BAHAN   :
·         BATERAI
·         VOLTMETER
·         PENJEPIT
·         6 BUAH BATERAI
·         KABEL
4.                   CARA KERJA               :
·         Merangkai alat dan bahan yang tersedia
·         Mengukur tegangan baterai dengan menggunakan voltmeter
·         Mengamati angka yang ditunjuk oleh voltmeter
·         Mencatat hasil pengamatan pada tabel pengamatan
·         Mengulangi cara kerja diatas dengan menambah baterai secara seri sampai 6 baterai
5.                   HASIL PENGAMATAN
NO.
JUMLAH BATERAI
PEMBACAAN VOLT METER
1
1
Skala yg ditunjuk × batas ukur : skala maksimum = 8 × 10 : 50 = 1,6V
2
2
Skala yg ditunjuk × batas ukur : skala maksimum = 15 × 10 : 50 = 3V
3
3
Skala yg ditunjuk × batas ukur : skala maksimum = 23 × 10 : 50 = 4,6V
4
4
Skala yg ditunjuk × batas ukur : skala maksimum = 33 × 10 : 50 = 6,6V
5
5
Skala yg ditunjuk × batas ukur : skala maksimum = 40 × 10 : 50 = 8V
6
6
Skala yg ditunjuk × batas ukur : skala maksimum = 50 × 10 : 50 = 10V
6.                   KESIMPULAN
Semakin banyak baterai, semakin besar tegangan yang dihasilkan, yang artinya beda potensialnya juga semakin besar. Misalnya pada sebuah rangkaian terbuka terdapat satu sakelar, satu lampu dan satu baterai. Jika sakelar ditutup, elektron di kutub naegatif baterai akan bergerak melalui penghantar menuju kuub positif. Selama perjalanannya , elektron mendapat tambahan energi dari gaya tarik kutub positif. Namun, energi tersebut akan habis karena adanya tumbukan antar elektron, di dalam lampu tumbukan itu mengakibatkan filamen berpijar dan mengeluarkan cahaya. Sesampainya di kutub positif, elektron tetap cenderung bergerak menuju ke kutub negatif kembali. Namun, hal itu sulit jika tidak ada bantuan energi luar. Energi luar itu berupa energi kimia dari baterai. Energi yang diperlukan  untuk memindah elektron di dalam sumber arus itulah yang disebut gaya gerak listrik (GGL).  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar